SATTVIKA
SHARE :

KEISTIMEWAAN WIRID & WARIDNYA

7
03/2023
Kategori : Meditasi / Pemberdayaan Diri
Komentar : 0 komentar
Author : Ss System


KEISTIMEWAAN WIRID & WARIDNYA
Bagikan ke

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوا اذۡكُرُوۡا اللّٰهَ ذِكۡرًا كَثِيۡرًا وَّ سَبِّحُوۡهُ بُكۡرَةً وَّاَصِيۡلًا

هُوَ الَّذِىۡ يُصَلِّىۡ عَلَيۡكُمۡ وَمَلٰٓٮِٕكَتُهٗ لِيُخۡرِجَكُمۡ مِّنَ الظُّلُمٰتِ اِلَى النُّوۡرِ ؕ وَكَانَ بِالۡمُؤۡمِنِيۡنَ رَحِيۡمًا

Hai orang” yg beriman, berdzikirlah dg menyebut nama Allah, dzikir yg se-banyak”nya. Dan bertasbihlah kpd Nya diwaktu pagi dan petang. Dialah yg memberi rahmat kpdmu, dan malaikatnya memohonkan ampunan utk mu, spy Dia mengeluarkanmu dr KEGELAPAN kpd cahaya yg TERANG. Dia MahaPenyayang kpd org” yg beriman. (QS: Al-Ahzab 41,42,43)


1.✿» DZIKIR :

Lebih bersifat generik. Segala upaya yang dilakukan seorang hamba untuk mendekatkan diri kpda Tuhan. Pendekatan itu dilakukan melalui penyebutan nama-nama atau kalimat2 mulia, seperti membaca nama-nama mulia Tuhan (al-asmaal-husna), dan termasuk membaca Al-Quran. Termasuk dlm pengertian zikir ialah merenung sambil menghayati keagungan dan kebesaran Allah SWT.

2. ✿» WIRID :

Pengertian Wirid dengan Zikir hampir sama. Dalam dunia sufi  wirid ialah perbuatan seorang hamba yang berbentuk ibadah, lahir dan batin. Wirid ada pengaturan tata cara, jumlah, dan waktu pembacaan zikir. Misalnya seorang Syekh, mursyid, atau kiai memberikan wirid-wirid tertentu kepada muridnya yang biasanya melalui proses penyerahan khusus (ijazah). Pengamalan Wirid diatur tatacaranya, misalnya berapa kali harus dibaca, apakah dibaca dipagi hari atau di sore hari atau dalam keadaan tertentu.

»● Kurang atau lebih dari jumlah yang ditentukan, biasanya tidak lagi dianggap wirid, tetapi hanya sebagai zikir. Wirid juga sering dihubungkan dengan fadlilah – fadlilah tertentu yang datang dari Tuhan bagi yg mengamalkannya secara konsisten.  Ada Wirid yg dianggap mempunyai khasiat untuk memudahkan rezeki, enteng jodoh, tolak bala, ketenangan batin, kemudahan urusan, dsb.

»● Di samping Zikir dan Wirid, ada Tafakkur dan Tadzakkur. Jika Zikir dan Wirid umumnya berupa pembacaan atau penyebutan lafaz-lafaz tertentu, maka Tafakkur dan Tadzakkur, tidak ada lagi kata-kata, bacaan-bacaan, atau hitungan-hitungan. Yang ada hanyalah sebuah kefakuman dari seorang hamba. Sang hamba berusaha untuk fokus dan pasrah hanya kpda Allah SWT.

3. ✿» TAFAKUR:

Tafakur biasanya merupakan kelanjutan dari Zikir atau Wirid. Tafakkur disebut juga dengan Zikir Qolby, artinya, bukan lagi anggota badan atau fisik serta logika yang aktif, melainkan jiwa dg hatinya yang dominan aktif.

TAFAKUR dan TADZAKUR :

Sepintas lalu sama tetapi kalangan ahli tasawuf membedakan antara keduanya. Tadzakkur lebih tinggi dari pada Tafakkur. Didalam Tafakkur sang hamba masih lebih aktif mencari channel dengan Tuhan dan Tuhan sendiri seolah pasif menunggu hambanya untuk mendekatkan dan menemukan diri-Nya.

»● Tafakkur masih ada ruang logika untuk mengontrol pola pendekatan dirinya dengan Allah SWT.

By, Kyai Jamas, Sattvika Indonesia

4. ✿» Tadzakkur

Betul-betul sang hamba pasif, penuh penyerahan diri kepada Allah SWT, tidak adalagi logika yang aktif di dalamnya. Tadzakkur diadreskan sebuah Hadis qudsi :

“Barangsiapa yang mendekati-Ku sejengkal maka Aku akan mendekatinya sesiku,barangsiapa mendekati-Ku sesiku maka Aku akan mendekatinya sedepa. Barang siapayang berusaha datang kepadaku dengan berjalan maka Aku akan datang kepadanyadengan berlari”. Wallahua a’laam

Pengertian Wirid dan Manfaatnya

“Tidak akan meremehkan wirid, kecuali orang yang bodoh. Karena Allah [Al Warid) itu diperoleh diakhirat, sedangkan Al Wirid, akan selesai dengan musnahnya dunia. Yang paling baik diperhatikan oleh manusia, adalah yang tidak pernah musnah.

Wirid yang menjadi perintah Allah kepadamu, serta karunia yang kalian terima, adalah merupakan hajatmu sendiri terhadap Allah swt. Dimanakah letaknya perbedaan antara perintah Allah kepadamu dengan pengharapan kalian kepada-Nya.”

Yang dimaksud wirid ialah perbuatan seorang hamba yang berbentuk ibadah,lahir dan batin. Sedangkan Al Warid adalah karunia Allah kedalam batinnya si hamba ibarat cahaya yang halus, yang bersinar- sinar di dalamnya dan memberi nur ke dalam dadanya. Semuanya sebagai karunia Allah yang wujudnya dalam ibadah si hamba. Al Warid itu adalah dari Allah swt, merupakan muamalah dan ibadah.

Adapun wirid adalah amalan yang dikerjakan di dunia secara tetap dan tertib di dunia ini juga berupa ibadah secara tertib termasuk zikir yang dikerjakan terus menerus, tidak pernah ditinggalkan. Warid merupakan karunia Allah kepada para hamba berupa penjelasan, nurullah, kenikmatan merasakan ibadah, hidayah dan taufiq Allah, semuanya merupakan amalan batin yang kuat. Kenikmatan warid itu berkelanjutan hingga hari akhirat. Antara Wirid dan Al Warid mempunyai kaitan yang kuat. Apabila Al Warid itu karunia Allah maka Wirid adalah ibadah yang tetap dan tertib.

Orang yang melaksanakan wirid dalam ibadah, adalah orangyang memelihara hubungannya dengan Allah secara tetap, tidak pernah tertutup dalam saat dan waktu yang tetap pula. Dalam keadaan apa pun dan di manapun, ia senantiasa menjaga ibadah rutinnya itu dengan baik dan dikerjakan sebagus-bagusnya. Contoh ibadah yang diwiridkan seperti salat sunah yang dipilih untuk diwirid, zikir yang diwiridkan, puasa sunat yang diwiridkan, dan lain-lainnya. Hamba yang wirid selalu membasahi jiwa dan lidahnya dengan zikrullah. Karena dikerjakan secara rutin, maka ibadah tersebut sudah menjadi kebiasaan serta dikerjakan dengan senang hati dan dirasakan kenikmatannya.

Kedua-duanya, Wirid dan Warid, ibarat saudara kembar yang saling berlomba menjadi ibadah yang sangat dicintai untuk mendapatkan keridlaan Allah swt. Yang satu (wirid) ibadah untuk menghiasi lahir yang satu ibadah(warid) untuk menghiasi batin. Wirid adalah hak Allah yang diperintahkan agar diamalkan oleh para hamba. Sedangkan Warid adalah hak hamba yang disampaikan kepada Allah swt.

Menghidupkan wirid dalam hidup hamba Allah diperlukan, agarsi hamba tetap kontak dengan Allah di waktu-waktu yang sudah ditentukan oleh si hamba sendiri. Sebab amal ibadah yang paling baik, ialah dikerjakan terus menerus, walaupun sedikit (kecil). Amal seperti ini sangat disukai oleh Allah

Diriwayatkan bahwasanya Al Jundi adalah seorang ahli makrifat yang membiasakan dirinya membaca Al-Qur’an dalam waktu yang telah ditetapkan, sehingga waktu ia wafat bertepatan dengan ia menghatamkan Al-Qur’an, dan menghatamkan bacaannya di saat itu. Disebutkan juga dalam beberapa riwayat oleh Abu Qasim Ad Daraj, bahwa Al Jundi adalah seorang ahli makrifat yang senang beribadah dan mewiridkan ibadah-ibadahnya itu, dan ia mendapat inayah karena wiridan atas ibadahnya itu.

Abu Talib Al Makky berkata: “Orang yang senantiasa men-dawam-kan (membiasakan ibadah rutin), termasuk akhlak orang beriman, dan jalan para abidin, sebab cara ini akan memperkokoh iman, termasuk hal ini juga yang menjadi amalan Rasulullah saw.

Di samping wirid yang dikerjakan secara tetap dan tertib, seorang hamba memerlukan warid, yang disebut imdad, artinya warid yang tidak terputus-putus dan senantiasa bersambung yang dipersiapkan. Dengan persiapan melalui wirid ini barulah warid itu masuk menjadi hiasan qalbu para ahli makrifat. Tanpa wirid maka tidak ada warid.

Syekh Ahmad Ataillahmenjelaskan lagi:

وُرُوْدُالإِمْْدَادِ بِحَسَبِ الإِسْتِِعْدَادِ وَ شُرُوْقُُ الأَنْوَارِ عَلَى حَسَبِصَفَاءِ الأََسْرَارِِ٠
“MasuknyaWarid imdad menurut persiapannya (wirid), dan terbitnya cahaya atas hati sesuaikebersihan hati itu pula.”

Warid itu dapat memasuki hati dan rasa seorang hamba,apabila hati si hamba telah bersih dari pengaruh duniawi yang meresahkan danmengendorkan iman. Hati akan menjadi bersih menurut wirid yang di lakukan olehsi hamba dengan terus menerus, tertib, dan kontinyu. Memelihara terlaksananyawirid sangat diperlukan bagi terangnya hati manusia dengan nurullah.

 SECARA SINGKATDAPAT DISIMPULKAN BAHWA

Wirid: sesuatu yang dituntut Allah darimu. Segala bentuk macam ibadah baik dlahir dan batin, baik yang wajib maupun yang sunah. semua amal yang solih, yang untuk mengisi semua waktu dan dapat mencegah semua anggota dari perbuatan-perbuatan yang tidak disenangi.

Warid: sesuatu yang engkau harapkan dari Allah. Pemberian-pemberian Allah dalam hati hamba yang berupa terangnya hati (termasuk kema’rifatan tentang Allah), nur cahaya (nur yang membuat dada lapang, dan nur yang membuat hati terang), kesenangan beribadah, taufik dan hidayahnya.

Maka dimanakah letak hubungan antara wirid dan warid ?

Fadhilah wirid adalah mengandung warid. Orang yang mengetahui wirid, tapi tidak mengamalkannya, itu seperti orang yang tahu nilai harta tapi tidak mau memperhatikannnya (orang yang bodoh sekali/jahuul).

Dan bagaimanakah perbandingan antara wirid dan warid ?

Wirid itu lebih baik dari pada warid. Seperti amal lebih baik daripada pahala. Hal yang utama , adalah hal yang tidak ada gantinya ketika terputus. Amal dan wirid terputus ketika mati, warid dan pahala masih tetap diterima meskipun sudah mati. Wirid adalah tuntutan Allah dari hamba, sedangkan warid adalah harapan hamba dari Allah. jadi manakah yang lebih tinggi kedudukannya sesuatu yang dituntut oelh Allah dibandingkan sesuatu yang diharapkan oleh hamba?

Bagaimana sebaiknya kita dalam berwirid?

Wirid-wirid orang tarekat dibuat tidak panjang-panjang, maksudnya agar bisa dawam. Wirid yang berkelanjutan (dawam/langgeng), akan berkelanjutan pula warid yang ia dapatkan. Imam Ghozali berkata, amal yang sedikit tapi langgeng, akan membekas. Jangan sampai ketika waktu senggang/sehat banyak wiridnya, tapi pas sibuk berkurang bahkan tidak sama sekali.

“Ahabbu al-‘amalu ila allahi talaa’ adwaamuhaa wa in qolla”

“(amal yang paling disukai Allah adalah amal yang berkelanjutan, meskipun sedikit)”

“Jika 2 hari itu sama, berarti dia rugi. Kalau lebih jelek dari yang kemarin, dia terhalang. Dan jika dia setiap hari tidak bertambah amalnya, berarti dia merosot. Kalau dia bertambah merosot amalnya, maka dia mati lebih baik daripada hidup”.

Satire, Sattvika Indonesia

“al-Istiqomahkhoirun min alfin al-karoomah”,

amalan yang istiqomah lebih baih daripada 1000 karomah

Kyai Jamas, Sattvika Indonesia
https://youtu.be/uyI8Lc1ogI0

Join member premium untuk dapat mengikuti program” pelatihan kami dg lebih mudah ?, dapat mulai dg registrasi & upgrade disini :

Seputar informasi kelas, Klik disini :
https://sattvikaindonesia.com/category/pelatihan/

Lokasi Map Alamat kami :
Sanggar Pemberdayaan Diri Sattvika Meditasi Padepokan Santri Kyai Jamas

https://maps.app.goo.gl/fKpxqBaN16uv64zp6

Info lbh detail dapat hub teman sahabat member sattvika terdekat di kota Anda

/Hub : Kyai Jamas
Wa.me/6285728775740
www.sattvikaindonesia.com

Terimakasih telah ikut berkenan membagikan info ini untuk teman, sdr, sahabat Anda yang membutuhkan

Grup Update info kegiatan kami :
https://chat.whatsapp.com/G3yT705VfqF2GlvJiFnW9U


Bagikan ke

Berita Lainnya

13
12/2022
RAHASIA YANG TERUNGKAP
Author : Ss System
8
03/2023
7
03/2023
KEISTIMEWAAN WIRID & WARIDNYA
Author : Ss System
3
03/2023
Mengenal Sugesti & Contohnya
Author : Ss System
27
02/2023
16
02/2023
ZERO MIND AFIRMASI 
Author : Ss System
15
02/2023
CARA KERJA PIKIRAN BAWAH SADAR
Author : Ss System


Tinggalkan Komentar

Kirim Pesan Anda
Selamat datang di Sattvika Indonesia Supoort System. Silakan beri tahu apa yang dapat kami bantu untuk Anda

MAU BELAJAR HYROCHI, HIPNOSIS, HIPNOTERAPI, RUQYAH & HEALING ENERGI GRATIS, HANYA DI SATTVIKA INDONESIA

Pingin tahu caranya ?
Untuk informasi awal anda yang luar biasa dapat terhubung dengan kami via chat WA

By. Kyaijamas, Sattvika Indonesia