SATTVIKA
SHARE :

MEMINTA BANTUAN KHODAM ( ISTIKHDAMAT )

8
03/2023
Kategori : Meditasi / Pemberdayaan Diri / Uncategorized
Komentar : 0 komentar
Author : Ss System


MEMINTA BANTUAN KHODAM ( ISTIKHDAMAT )
Bagikan ke

Fatihah ( pembukaan )

Ini sebetulnya mengulang” saja apa yg sdh pernah sy share ttg khodam, pemahaman pd bab ini akan menjadikan kita lbh mantap dlm latihan” baik dlm meditasi dzikir , olah nafas juga lewat latihan jurus” pernafasan, krn tdk di bayang”i oleh kesalahan persepsi ttg khodam yg sedikit bnyak dpt mbuat kita khawatir.

Mau semedi takut kena khodam, mau olah nafas takut kemasukan khodam, mau latihan jurus pernafasn takut infiltrasi khodam, bahkan mau wirid sampai” khawatir di ikuti khodam, Ini kan pembunuhan terhdp karakter budaya dan aqidah scr perlahan, hingga ahirnya praktisi meditasi yg muslim benar” semakin jauh dr Dzikrullah, tdk senang dg praktik wirid dan ahirnya gampang terpedaya oleh setan” dr bagsa jin maupun manusia, terombang ambing dlm konsep tak berdalil hingga benar” lupa dg jati dirinya sbg bangsa yang beragama.

Pengertian

Khodam berasal dr kata khuddam, bentuk jama’ dr kt khodim ( untuk laki” & khodimat ( untuk perempuan ), Arti kt khodim itu cukup banyak, sesuai dg kalimatnya, al :

  • Penjaga, penunggu ,” siapa khodim di tempat ini ? “
  • Orang dekat, kepercayaan, yang setia ( loyal ), dan di kasihi : ” ahmad adalh khodim dr kyai anwar “
  • Santri pilihan yg diserahi tugas husus : ” mrk adalah khodim khodim di majlis Rosulullah, penerus perjuangan hbb Munzir al musawa “
  • Admin : ” Indra Nata adlh salah satu khodim di grup ini
  • Pembantu, ” sopir di arab saudi, mrk adalah khodim/khodimat bg tuannya “
  • Penunggu, penjaga ghoib ” keris, akik dan azimat, beberapa diantaranya ada khodam dr bagsa jin, siluman & ada yg juga dr bagsa malaikat “
  • Arwah yg berdiam di bumi : ” dlm kitab hasiyah al jamal ‘ala syahril minhaj III juz V, sayyid alwi bin ahmad bin abdurrahman assegaf berkata : ” termasuk bagian dari istikhdamat ( meminta bantuan khodam ) adalh meminta bantuan roh” yg berdiam di bumi ( jin ) dg melalui riyadloh ( tirakat ) & mantra” , setelah itu biasanya Allah menciptakan kejadian” yg luar biasa.

Menurut pendapat para ulama akan hal ini :

  • Jika pelakunya orang yg menjaga syariat, menjalankan perintah dan menjauhi larangan, mantra” yg di baca tdk bertentangan dg syariat, yg dimintai bantuan adalh roh” yg baik ( jin” muslim, yg beriman kpd Allah ) dan kejadian luar biasa tsb juga tdk menimbulkan akibat yg membahayakan menurut syariat, mk yg demikian itu tdklah disebut sihir, namun bagian dr maunah atau asror dr Allah swt.
  • Jika tdk memenuhi syarat diatas mk hukumnya harom
  • Kufur jika punya keyakinan hal itu halal menurut syariat
  • Mempelajari untuk tujuan membeladiri hukumnya boleh ( mubah ) dan jika tdk ada tujuan untuk itu hukumnya makruh.

Demikian beberapa pengertian dasar dr kt khodam. Maka dg ini kita juga bisa memahami bahwa paspampres adalh khodam dr presiden dan sy adalh khodim grup ini, Dan sesuai tugas & fungsinya. Kata kodim & kodam Brawijaya misalnya adalh penyerapan dari kata khodim/khodam dlm bhs indonesia

Siapa sebenarnya khodam ?

Sebagaimana telah di jelaskan di atas bahwa Istilah “khodam” berasal dari bahasa arab yang berarti pembantu, penjaga atau pengawal yang selalu mengikuti. Namun dalam konteks ilmu spiritual, istilah “khodam” digunakan khusus untuk menyebut makhluk gaib yang mengikuti pemilik ilmu spiritual atau yang mendiami suatu benda pusaka ataupun tempat” husus yang keramat / suci..

Dalam konsep spiritual jawa, khodam disebut sebagai “prewangan” yang artinya adalah orang yang membantu. Khodam dalam konsep mistik islam dan jawa diyakini sebagai “jiwa” suatu ilmu. Khodam memberi energi pada pemilik ilmu sehingga mampu melakukan hal-hal diluar kewajaran. Tentu saja ada khodam yang minta imbalan ada pula yang “gratis” karena khodam ini datang karena kehendak Allah, bukan “dipaksakan” oleh manusia, sebagai cara dia ibadah kepada Allah dengan beramal sholih membantu sesama hamba Allah yang sholih. Adapun yang dimaksud “dipaksakan” adalah khodam ini datang karena seseorang melakukan ritual pemanggilan yang ditujukan untuk meminta tolong kepada khodam dari golongan jin.

Mengenai siapakah sebernarnya khodam, para spiritualist berpendapat berbeda-beda.

  • Kelompok pertama mengatakan khodam adalah jenis makhluk tertentu yang khusus diciptakan Tuhan sebagai “pembawa” kekuatan bagi para pemilik ilmu dan benda pusaka. Kelompok ini tidak punya dalil yang kuat untuk mendukung pendapatnya, jadi pendapat ini boleh kita abaikan.
  • Kelompok kedua berpendapat bahwa khodam hanyalah sebutan atau julukan bagi Jin, Qorin dan Malaikat yang membantu manusia. Seperti istilah “setan” yang sebetulnya bukanlah jenis mahluk, melainkan hanya julukan bagi jin atau manusia yang suka berbuat kejahatan.
  • Dalam kitab Al-Quran pun diterangkan bahwa Tuhan hanya menciptakan hambanya yang berakal dalam tiga bentuk saja, yaitu: Malaikat, Manusia dan Jin. dari itu saya meyakini bahwa khodam adalah bagian dari mereka.

Mengapa Khodam membantu manusia ?

Karena khodam terdiri dari tiga jenis makhluk yaitu Jin, Qorin dan Malaikat, maka alasan mereka bersedia membantu manusia juga berbeda-beda. Ini seperti tujuan & alasan Anda membantu gerakan sosial edukasi kami di sattvika, punya tujuan & motif yang berbeda-beda.

Kyaijamas, Sattvika Indonesia

OK. Supaya lebih mudah memahami, kami jelaskan satu per satu dibawah ini, terutama dr jin, karena dari kelompok inilah yg paling besar dampaknya.

Pelu Anda ketahui bahwa kehidupan sosial jin sama seperti manusia. Mereka terdiri dari bermacam-macam ras dan kelompok yang sangat kompleks. Setiap jin punya sifat dan kebutuhan yang berbeda-beda seperti pada manusia. Begitu pula dalam dalam membantu manusia, mereka punya alasan yang berbeda-beda. Namun secara garis besar alasan mengapa jin mau membantu manusia al :

  1. Ingin menyesatkan manusia.
    • Kelompok jin ini adalah tentara ilbis yang ditugaskan untuk membantu para tukang sihir dan penganut ilmu hitam. Orang yang ingin memiliki khodam jenis ini harus melakukan perbuatan atau ritual yang melanggar aturan Tuhan, misalnya untuk medapatkan ilmu sihir mereka harus menyediakan sesaji, makan darah, membunuh, melakukan dosa besar dan sebagainya.
    • Jin jenis ini sangat senang jika manusia yang didampinginya jauh dari agama. Bukan hanya penganut ilmu hitam saja yang dibantu oleh jin tentara iblis ini. Para penganut thariqoh (orang yang menapaki jalan spiritual menuju Tuhan) dan orang soleh yang kurang waspada pun bisa disesatkan oleh jin golongan ini.
    • Awalnya jin mengaku sebagai guru spiritual yang sudah meninggal atau malaikat yang akan membimbingnya dan membantu segala usahanya. Seketika seorang ahli thariqoh pun memiliki banyak “kesaktian”. Namun perlahan-lahan jin cerdas ini memperdaya ahli thariqoh hingga dia melanggar aturan agama.
  2. Ingin mendapat keuntungan dari manusia.
    • Khodam Jin jenis ini selalu meminta imbalan dalam bentuk sesaji, persembahan, korban, bahkan ada yang mengadakan perjanjian, jika sudah sampai waktu yang ditentukan pemilik ilmu bersedia menjadi budak/pengikut di alam jin.Orang yang menjadi budak jin, meniggalkan jasadnya, kemudian jiwanya dibawa ke alam jin. Sehingga dia tampak mati bagi orang awam, padahal dia sebetulnya belum mati. Nanti ketika sudah sampai batas usianya, malaikat maut baru menjemputnya untuk dihadapkan kepada Tuhan.Oleh karena itu jangan pernah berniat untuk mendapatkan pesugihan atau “harta gaib” yang datang tiba-tiba dengan bantuan jin.
    • Keadaan ini sesuai dengan Al-Quran surah Al-Jin ayat 6, ” Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.”
  3. Karena mencintai manusia.
    • Kadang kami menemui ada jin yang mengikuti manusia dengan alasan cinta. Cinta yang kami maksud adalah seperti cinta pria kepada wanita.Umumnya jin yang seperti ini selalu berusaha membantu manusia yang dicintainya, sekaligus mengganggu.
    • Bentuk bantuannya mampu berupa kemampuan mengobati, perlindungan dari kejahatan, kemampuan mengetahui rahasia orang dan sebagainya. Sedangkan gangguannya biasanya berupa: merasa diikuti seseorang, sulit mencintai, hubungan cinta selalu gagal, kesurupan / kerasukan dan sering mimpi bersetubuh. Bahkan kadang ada jin yang datang dalam wujud manusia untuk menyetubuhi manusia dalam keadaan sadar.
  4. Persahabatan.
    • Bagi sebagian orang yang memiliki ilmu spiritual tertentu, bersahabat dengan jin bukanlah hal mustahil. Idealnya hubungan persahabatan adalah saling membantu dan berbagi. Namun kenyataannya hubungan persahabatan dengan jin mampu menguntungkan atau merugikan Anda, bahkan kadang juga menyesatkan Anda. Hal ini sama jika kita bersahabat dengan sesama manusia. Jika sahabat kita adalah orang baik, maka kita pun terbawa menjadi baik. Tapi jika kita berteman dengan penjahat, maka kita pun mampu dirugikan atau malah bergabung menjadi penjahat. Semua itu tergantung sifat dan kepribadian Anda.

Hubungan persahabatan inilah yang menjadi dasar kita sebaiknya alam beriteraksi dg mereka. Hubungan persahabatan ini saya menyebutkan sebagai keselarasan hubungan. Saya memang bukan ahli khodam, tapi keselarasan positif dg khodam ada tersirat di Qs ali imron : 121 – 129


وَإِذْ غَدَوْتَ مِنْ أَهْلِكَ تُبَوِّئُ الْمُؤْمِنِيْنَ مَقَاعِدَ لِلْقِتَالِۗ وَاللّٰهُ سَمِيْعٌ عَلِيْم١٢١

Dan (ingatlah), ketika engkau (Muhammad) berangkat pada pagi hari meninggalkan keluargamu untuk mengatur orang-orang beriman pada pos-pos pertempuran.-* Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui,

إِذْ هَمَّتْ طَّائِفَتٰنِ مِنْكُمْ أَنْ تَفْشَلَاۙ وَاللّٰهُ وَلِيُّهُمَاۗ وَعَلَى اللّٰهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُوْنَ   ١٢٢

Ketika dua golongan dari pihak kamu,-* ingin (mundur) karena takut, padahal Allah adalah penolong mereka. Karena itu, hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakal.

وَلَقَدْ نَصَرَكُمُ اللّٰهُ بِبَدْرٍ وَّأَنْتُمْ أَذِلَّةٌۚ فَاتَّقُوا اللّٰهَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ ١٢٣

Dan sungguh,  Allah telah menolong kamu dalam Perang Badar, padahal kamu dalam keadaan lemah.-* Karena itu bertakwalah kepada Allah, agar kamu mensyukuri-Nya.


إِذْ تَقُوْلُ لِلْمُؤْمِنِيْنَ أَلَنْ يَّكْفِيَكُمْ أَنْ يُّمِدَّكُمْ رَبُّكُمْ بِثَلٰثَةِ اٰلَافٍ مِّنَ الْمَلٰئِكَةِ مُنْزَلِيْنَ ۗ١٢٤

(Ingatlah), ketika engkau (Muhammad) mengatakan kepada orang-orang beriman, “Apakah tidak cukup bagimu bahwa Allah membantu kamu dengan tiga ribu malaikat yang diturunkan (dari langit)?”.

بَلٰىۙ إِنْ تَصْبِرُوْا وَتَتَّقُوا وَيَأْتُوْكُمْ مِّنْ فَوْرِهِمْ هَذٰا يُمْدِدْكُمْ رَبُّكُمْ بِخَمْسَةِ اٰلَافٍ مِّنَ الْمَلٰئِكَةِ مُسَوِّمِيْنَ ١٢٥

“Ya” (cukup). Jika kamu bersabar dan bertakwa ketika mereka datang menyerang kamu dengAn tiba-tiba, niscaya Allah menolongmu dengan lima ribu malaikat yang memakai tanda.


وَمَا جَعَلَهُ اللّٰهُ إِلَّا بُشْرٰى لَكُمْ وَلِتَطْمَئِنَّ قُلُوْبُكُمْ بِهٖۗ وَمَا النَّصْرُ إِلَّا مِنْ عِنْدِ اللّٰهِ الْعَزِيْزِ الْحَكِيْمِ ۙ١٢٦

Dan Allah tidak menjadikannya (pemberian bala bantuan itu) melainkan sebagai kabar gembira bagi (kemenangan)mu, dan agar hatimu tenang karenanya. Dan tidak ada kemenangan itu, selain dari Allah Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana.

لِيَقْطَعَ طَرَفًا مِّنَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا أَوْ يَكْبِتَهُمْ فَيَنْقَلِبُوْا خَائِبِيْنَ ١٢٧

(Allah menolong kamu dalam Perang Badar dan memberikan bantuan) adalah untuk membinasakan segolongan orang kafir,-* atau untuk menjadikan mereka hina, sehingga mereka kembali tanpa memperoleh apa pun.


لَيْسَ لَكَ مِنَ الْأَمْرِ شَيْءٌ أَوْ يَتُوْبَ عَلَيْهِمْ أَوْ يُعَذِّبَهُمْ فَإِنَّهُمْ ظٰلِمُوْنَ ١٢٨

Itu bukan menjadi urusanmu (Muhammad)-* apakah Allah menerima tobat mereka, atau mengazabnya, karena sesungguhnya mereka orang-orang zalim.

وَلِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْأَرْضِۗ يَغْفِرُ لِمَنْ يَّشَاءُ وَيُعَذِّبُ مَنْ يَّشَاءُۗ وَاللّٰهُ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ ؑ١٢٩

Dan milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dia mengampuni siapa yang Dia kehendaki, dan mengazab siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.

Adapun gambaran hubungan yang negatif dengan khodam ada tersirat di Qs Qof : 16 – 29

وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنْسَانَ وَنَعْلَمُ مَا تُوَسْوِسُ بِهٖ نَفْسُهٗ ۖ وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ الْوَرِيْدِ ١٦
Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya.

إِذْ يَتَلَقَّى الْمُتَلَقِّيٰنِ عَنِ الْيَمِيْنِ وَعَنِ الشِّمَالِ قَعِيْدٌ ١٧
(Ingatlah) ketika dua malaikat mencatat (perbuatannya), yang satu duduk di sebelah kanan dan yang lain di sebelah kiri.

مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيْبٌ عَتِيْدٌ ١٨
Tidak ada suatu kata yang diucapkannya melainkan ada di sisinya malaikat pengawas yang selalu siap (mencatat).

وَجَاءَتْ سَكْرَةُ الْمَوْتِ بِالْحَقِّ ۗ ذٰلِكَ مَا كُنْتَ مِنْهُ تَحِيْدُ ١٩
Dan datanglah sakaratulmaut dengan sebenar-benarnya. Itulah yang dahulu hendak kamu hindari.

وَنُفِخَ فِى الصُّوْرِ ۗ ذٰلِكَ يَوْمُ الْوَعِيْدِ ٢٠
Dan ditiuplah sangkakala. Itulah hari yang diancamkan.

وَجَاءَتْ كُلُّ نَفْسٍ مَّعَهَا سَائِقٌ وَّشَهِيْدٌ ٢١
Setiap orang akan datang bersama (malaikat) penggiring dan malaikat (saksi).

لَقَدْ كُنْتَ فِيْ غَفْلَةٍ مِّنْ هٰذَا فَكَشَفْنَا عَنْكَ غِطَاءَكَ فَبَصَرُكَ الْيَوْمَ حَدِيْدٌ ٢٢
Sungguh, kamu dahulu lalai tentang (peristiwa) ini, maka Kami singkapkan tutup (yang menutupi) matamu, sehingga penglihatanmu pada hari ini sangat tajam.

وَقَالَ قَرِيْنُهٗ هٰذَا مَا لَدَيَّ عَتِيْدٌ ۗ٢٣
Dan (malaikat) yang menyertainya berkata, “Itulah (catatan perbuatan) yang ada padaku.”

أَلْقِيَا فِيْ جَهَنَّمَ كُلَّ كَفَّارٍ عَنِيْدٍ ٢٤
(Allah berfirman), “Lemparkanlah olehmu berdua ke dalam neraka Jahanam, semua orang yang sangat ingkar dan keras kepala,

مَنَّاعٍ لِّلْخَيْرِ مُعْتَدٍ مُّرِيْبٍ ۙ٢٥
yang sangat enggan melakukan kebajikan, melampui batas dan bersikap ragu-ragu,

اَلَّذِيْ جَعَلَ مَعَ اللّٰهِ إِلٰهًا اٰخَرَ فَأَلْقِيٰهُ فِى الْعَذَابِ الشَّدِيْدِ ٢٦
yang mempersekutukan Allah dengan tuhan lain, maka lemparkanlah dia ke dalam azab yang keras.”

قَالَ قَرِيْنُهٗ رَبَّنَا مَا أَطْغَيْتُهٗ وَلٰكِنْ كَانَ فِيْ ضَلٰلٍ بَعِيْدٍ ٢٧

(Setan) yang menyertainya berkata (pula), “Ya Tuhan kami, aku tidak menyesatkannya, tetapi dia sendiriyang berada dalam kesesatan yang jauh.”

قَالَ لَا تَخْتَصِمُوْا لَدَيَّ وَقَدْ قَدَّمْتُ إِلَيْكُمْ بِالْوَعِيْدِ ٢٨
(Allah) berfirman, “Janganlah kamu bertengkar di hadapan-Ku, dan sungguh, dahulu Aku telah memberikan ancaman kepadamu.

مَا يُبَدَّلُ الْقَوْلُ لَدَيَّ وَمَا أَنَا بِظَلَّامٍ لِّلْعَبِيْدِ ؑ٢٩
Keputusan-Ku tidak dapat diubah, dan Aku tidak menzalimi hamba-hamba-Ku.”

Sejauh mana pengaruh khodam ada tersirat di Qs.Ibrohim : 22


وَقَالَ الشَّيْطٰنُ لَمَّا قُضِيَ الْأَمْرُ إِنَّ اللّٰهَ وَعَدَكُمْ وَعْدَ الْحَقِّ وَوَعَدْتُّكُمْ فَأَخْلَفْتُكُمْۗ وَمَا كَانَ لِيَ عَلَيْكُمْ مِّنْ سُلْطٰنٍ إِلَّا أَنْ دَعَوْتُكُمْ فَاسْتَجَبْتُمْ لِيْۚ فَلَا تَلُوْمُوْنِيْ وَلُوْمُوْا أَنْفُسَكُمْۗ مَا أَنَا بِمُصْرِخِكُمْ وَمَا أَنْتُمْ بِمُصْرِخِيَّۗ إِنِّيْ كَفَرْتُ بِمَا أَشْرَكْتُمُوْنِيْ مِنْ قَبْلُۗ إِنَّ الظّٰلِمِيْنَ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيْمٌ ٢٢

Dan setan berkata ketika perkara (hisab) telah diselesaikan, “Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan aku pun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya.

Tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku, tetapi cercalah dirimu sendiri.

Aku tidak dapat menolongmu, dan kamu pun tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu.”

Sungguh, orang yang zalim akan mendapat siksaan yang pedih.

Selama niat wirid itu sbg bentuk ibadah / ihtiar / wasilah untuk hal” yg baik, mengharap keridloan Allah, itu adalah justru hal yang baik dan akan bertambah baik efeknya untuk para pengamalnya. Abaikan kekhawatiran” yang tidak mendasar terkait dengan mistisisme, khodam, dll yang tidak perlu.

Kyaijamas, Sattvika Indonesia

Hukum meminta bantuan khodam

Berikut ini tanya jawab bersama Habib Munzir almusawa yg sy temukan di milis majelis rasulullah

  • Tanya : Assalamualaikum warah matulahi wabarakatuh …
    • Saya ingin bertanya ya habibpernah sekali waktu saya membaca surat kabar atau koran disitu disebutkan tentang khodam.sebenarnya apakah khodam itu dari mana asalnya khodam tersebut dan apakah orang mukmin boleh memiliki khodam?atas semua penjelasan habib saya ucapkan terima kasih
  • Jawab : Wa ‘alaikum salam wr.wb.
    • saudaraku yg kumuliakan,khodam berarti pembantu, namun di indonesia kalimat itu dipakai sebagai Jin.Jin bisa membantu manusia, dan boleh boleh saja, yg tidak boleh adalah memperbudak jin, atau menyembah jin. kalau mereka sukarela membantu atau karena berterimakasih lalu mereka mengabdi pada kita maka tak ada larangannya.Jin makan dari sisa sisa manusia berupa tulang tulang, jin ada yg muslim ada yg kafir, bahkan ada pendapat ulama yg memperbolehkan menikah dg jin, namun dg syarat2 tentunya.
  • Tanya : Ada beberapa hal yang ingin al faqir tanyakan.
    • Apakah yang dimaksud memperbudak Jin, dan bagaimana contohnya ?
    • Al faqir pernah mendengar, selain istilah khodam (Jin), ada juga istilah khudam (malaikat). Apakah bisa malaikat diperbantukan seperti halnya Jin. Dan apakah boleh memperbantukan malaikat? Syukran Katsir.
  • Jawab : Jazakallahu khoiro Jaza-
    • Saudaraku yg kumuliakan, jawaban untuk :
      • Memperbudak jin sama dengan memperbudak manusia, ia dengan kekuatan jin lainnya mengambil jin jin lainnya untuk ditangkap dan dijadikan budak, atau membeli jin dari para jin pula, tentunya perbuatan ini persekutuan antara manusia dengan jin dan menjurus pada kemusyrikan.Jin itu dipaksa untuk taat pada perintahnya, tentunya dibawah paksaan jin lain yg lebih kuat, dan dukun bersekutu dengan para raja jin untuk hal seperti ini.
      • Khodam atau khudam itu sama saja wahai saudaraku, berasal dari bahasa arab yg berarti ‘pembantu”. Malaikat tak bisa diperbudak, malaikat adalah pasukan ALlah swt yg Allah perintahkan untuk menjaga orang orang mukmin, menaungi majelis majelis dzikir, membantu para mujahidin, mendoakan orang yg masuk masjid, dll.
  • Tanya : Ana pernah mengikuti perguruan kebatinan bib, di situ ana diajarkan memperdalam ketauhidan, ketika ana mengamalkannya selalu badan ana ini seolah2 ada yang menggerak”kan.
    • Ada yang berpendapat bahwa meminta pertolongan dari jin itu syirik, berdasarkan firman Allah: “Dan bahwasannya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan..” (Q.S Al-Jin : 6)
  • Jawab : Alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh
    • Saudaraku yang kumuliakan, berikut jawaban Habibana yang sudah ada di forum : namun berikhtilaf para ulama mengenai Jin khususnya, karena Jin adalah makhluk gaib, sulit untuk mencari kejelasan hukum syariahnya karena makhluk ini kasat mata, Namun bagi sebagian ulama yg memperbolehkannya mereka berdalil dengan firman Allah swt ketika Sulaiman as bertanya pada ummatnya yg dihadapannya Jin, hewan, manusia dll, seraya berkata : “Wahai kalian yg hadir dihadapanku, siapa diantara kalian yg dapat membawakan singgasana Ratu balqis kehadapanku?, maka berkata seorang Jin Ifrit : Aku akan membawakannya kehadapanmu sebelum kau berdiri dari singgasanamu, sungguh aku mampu dan kuat melaksanakannya, lalu berkatalah seorang yg kami beri ilmu dari Kitabullah, aku akan membawakannya padamu sebelum kau mengedipkan matamu!, maka muncullah singgasana ratu balqis dihadapan Sulaiman, lalu ..dst” (QS Annaml 37-40)
    • Maka dalam pertanyaan Sulaiman ini tentunya meminta bantuan pada mereka, yg padanya terdapat Jin, Manusia, hewan dll, dan mengapa beliau yg seorang Nabi dan Rasul masih meminta bantuan pada makhluk?, ini menunjukkan meminta bantuan pada makhluk selama hal itu baik dan tak melanggar syariah merupakan hal yg mubah saja.

Kembali pada masalah Istikhdamul Jin (Penggunaan Jin untuk membantu) adalah ikhtilaf ulama, dan para salaf kita mengatakannya makruh selama bukan memperbudak jin atau menyembahnya. sebagaimana urut cimande yg diyakini juga menggunakan Jin untuk mengobati yg terkena hancur tulang, juga pengobatan lainnya. Selama bukan penyembahan pada jin atau bukan memperbudak jin, maka hukumnya makruh menurut ulama salaf, namun hal itu menjadi mubah bila untuk pengobatan.

DALIL TENTANG ISTIKHDAM / ISTIGHOTSAH (MINTA BANTUAN KHODAM

  1. Orang Islam dibantu KHODDAM MALAIKAT.
    • Ya (cukup), jika kamu bersabar dan bersiap siaga dan mereka datang menyerang kamu dengan seketika itu juga, pasti ALLAH menolong kamu dengan 5000 malaikat yang memakai tanda (Surat Ali Imron ayat 125)
    • Boleh minta bantuan langsung kepada KHODDAM MALAIKAT DAN WALIYYULLAAH. Nabi SAW bersabda : “Jika kamu tersesat (di jalan) atau ingin pertolongan di bumi yang tidak ada orang yang baiknya maka katakanlah : YAA ‘IBAADALLAAH A-GHII-TSUUNII (Wahai para penyembah ALLAH, tolonglah aku. Dalam riwayat lain : YAA ‘IBAADALLAAH A’IINUUNII), maka sesungguhnya ALLAH itu memiliki para penyembahnya yang tidak kalian lihat” (HR. Thobroni dari ‘Atabah bin Ghozwan, lihat kitab Al Ajwibah Al Gholiyah Fii ‘Aqidatil Firqotin Naajiyah bab Al Istighotsah)
  2. Boleh minta bantuan KHODDAM JIN MUSLIM YANG SOLEH (Tapi harus hati-hati, jangan terpengaruh permintaan syarat dari jin yang menyalahi syari’at dan akidah Islam). ALLAH berfirman, “Dan dihimpunkan untuk Sulaiman tentaranya dari Jin, manusia dan burung lalu mereka itu diatur dengan tertib (dalam barisan). (Qs. An Naml: 17)
  3. HARAM BERLINDUNG KEPADA JIN YANG TIDAK SOLEH.
    • ” Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan “. (Qs. Al Jin : 6)

Penutup

https://youtu.be/DUXX_4a7x0w

Berinteraksi dg mereka bangsa Jin, persis seperti berinteraksi dg manusia. Jangan silau dg jubah, jenggot, kecakapannya dlm dalil dan hafalan alqur’an tdk lntas menjamin bhwa mrk orang” yg lurus hati dan aqidahnya. Bisa jd tampak agamis sprti Isis tp ternyata iblis dan teroris. Kedepankan fikiran logis & realistis, hindari kebiasaan selau menilai , melihat sesuatu dari kacamata kegaiban & mistis belaka.

Tidak boleh mendlolimi mereka sbgmn kita di haramkn juga mendlolimi sesama manusia walaupun nyata kekafirannya. Kebanyakan gangguan jin yg berat itu di sebabkan unsur balas dendam terhadap kesalahan manusia kpd bngsa mereka. Kecuali dr golongan iblis ( setan ) yg mmg sengaja dtg untuk menggoyahkn iman kita

@Disarikan dr Materi Gtumo Intipadma, Sattvika Indonesia

Join member premium untuk dapat mengikuti program” pelatihan kami dg lebih mudah ?, dapat mulai dg registrasi & upgrade disini :

Seputar informasi kelas, Klik disini :
https://sattvikaindonesia.com/category/pelatihan/

Lokasi Map Alamat kami :
Sanggar Pemberdayaan Diri Sattvika Meditasi Padepokan Santri Kyai Jamas

https://maps.app.goo.gl/fKpxqBaN16uv64zp6

Info lbh detail dapat hub teman sahabat member sattvika terdekat di kota Anda

/Hub : Kyai Jamas
Wa.me/6285728775740
www.sattvikaindonesia.com

Terimakasih telah ikut berkenan membagikan info ini untuk teman, sdr, sahabat Anda yang membutuhkan

Grup Update info kegiatan kami :
https://chat.whatsapp.com/G3yT705VfqF2GlvJiFnW9U


Bagikan ke

Berita Lainnya

13
12/2022
RAHASIA YANG TERUNGKAP
Author : Ss System
8
03/2023
7
03/2023
KEISTIMEWAAN WIRID & WARIDNYA
Author : Ss System
3
03/2023
Mengenal Sugesti & Contohnya
Author : Ss System
27
02/2023
16
02/2023
ZERO MIND AFIRMASI 
Author : Ss System
15
02/2023
CARA KERJA PIKIRAN BAWAH SADAR
Author : Ss System


Tinggalkan Komentar

Kirim Pesan Anda
Selamat datang di Sattvika Indonesia Supoort System. Silakan beri tahu apa yang dapat kami bantu untuk Anda

MAU BELAJAR HYROCHI, HIPNOSIS, HIPNOTERAPI, RUQYAH & HEALING ENERGI GRATIS, HANYA DI SATTVIKA INDONESIA

Pingin tahu caranya ?
Untuk informasi awal anda yang luar biasa dapat terhubung dengan kami via chat WA

By. Kyaijamas, Sattvika Indonesia